Bab 1 : Tinjauan Umum tentang Komputer dan Pemrograman

2

Posted by rarasmaya | Posted in Pemrograman Terstruktur | Posted on 23-09-2011

Tags: , , , , ,

Senin, 12 September 2011

 

b. Flowchart / Diagram Alir (Part 1)

Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah dan merupakan salah satu cara penyajian algoritma secara sederhana, rapi, terurai dan jelas dengan menggunakan simbol-simbol standar.

System flowchart :

  • Menggambarkan suatu sistem peralatan komputer yang digunakan dalam proses pengolahan data serta hubungan antar peralatan tersebut.
  • Tidak digunakan dalam menggambarkan urutan proses pemecahan masalah.
  • Hanya menggambarkan sistem pemecahan masalah.

Program flowchart :

  • Menggambarkan urutan logika dari suatu prosedur pemecahan masalah.
  • 2 jenis model flowchart :
    • conceptual flowchart : flowchart yang menggambarkan urutan pemecahan masalah secara global.
    • detail flowchart : flowchart yang menggambarkan urutan pemecahan masalah secara terperinci.

Simbol-simbol flowchart :

1) flow direction symbols / connecting line : berfungsi untuk menghubungkan simbol satu dengan yang lain.

2) processing symbols : menunjukkan jenis operasi pengolahan dalam suatu proses.

3) input/output symbols : menunjukkan input/output yang digunakan.

 

Pengertian Sistem dan Teknologi

0

Posted by rarasmaya | Posted in Sistem dan Teknologi Informasi | Posted on 23-09-2011

Tags: , , ,

Senin, 12 September 2011

 

Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Menurut Jerry Fith Gerald, sistem bertujuan untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat.

Proses transformasi data menjadi suatu informasi : input -proses – output.

Data merupakan raw material (bahan mentah) untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dengan data relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan.

Kualitas informasi tergantung pada :

  • Akurat : bebas dari kesalahan.
  • Up-to-date : tidak terlambat sampai pada penerima.
  • Relevan : mempunyai manfaat untuk pemakainya; relevansi informasi berbeda untuk tiap orang.

Sistem informasi adalah sebuah sistem terintegrasi antara manusia dan mesin yang bertujuan menyediakan informasi untuk mendukung operasi dan manajemen dalam suatu organisasi. Sistem informasi memanfaatkan hardware, software, prosedur manual, model manajemen, dan basis data.

Komponen fisik sistem informasi :

  • hardware
  • software
  • basis data : penyimpanan data pada komputer
  • prosedur : langkah-langkah penggunaan sistem
  • personil untuk pengelolaan operasi (sumber daya manusia / SDM)

Teknologi informasi adalah gabungan antara teknologi komputer dengan teknologi telekomunikasi sehingga lebih tepat disebut Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Karakteristik teknologi informasi :

  • Mampu menyediakan informasi.
  • user friendly : mempermudah akses pengguna.
  • handal.
  • siklus inovasi yang tepat.
  • mempunyai waktu respon yang minimal.
  • teknologinya beragam dan sudah stabil.
  • desentralisasi / individualisme : mengarahkan masyarakat menjadi individualis karena kemudahan yang ditawarkan.

 

 

Bab 1 : Tinjauan Umum tentang Komputer dan Pemrograman

1

Posted by rarasmaya | Posted in Pemrograman Terstruktur | Posted on 13-09-2011

Tags: , , , , , , , , , , ,

Senin, 5 September 2011

 

a. Pengenalan Komputer

Komputer berfungsi untuk menerima, menyimpan, mengolah, dan mengeluarkan informasi. Komputer pertaman kali dibuat tahun ’30an dan mengalami perkembangan yang pesat.

  • Perangkat keras komputer (hardware)
      • Memori
        • Memori terdiri atas :
          • Sel memori : lokasi penyimpanan individu.
          • Alamat sel memori : posisi relatif dari sel memori di memori utama komputer.
          • Isi sel memori : informasi yang tersimpan dalam sel memori, baik instruksi-instruksi pemrograman atau data.
          • Konsep program tersimpan : kemampuan komputer komputer untuk menyimpan instruksi program dalam memori utama untuk eksekusi.
          • RAM : untuk menyimpan data secara sementara (jika sumber daya mati, maka data hilang).
          • ROM : untuk menyimpanan data secara permanen.
          • Volatile memory : memori yang isinya hilang saat komputer dimatikan (sama dengan RAM).
          • Secondary storage; contoh : flashdisk, DVD (17 GB), dll.
          • File : kumpulan data yang tersimpan pada disk yang diberi nama.
          • Directory : daftar nama-nama file yang tersimpan di disk.
          • Sub directory : folder di bawah folder lain.
          • CD drive : menggunakan laser untuk membaca data.
        • Komponen komputer

        • Satuan memori
          • Byte : jumlah penyimpanan yang diperlukan untuk menyimpan karakter tunggal.
          • Bit : sebuah digit biner (0 atau 1); 1 byte = 8 bit.
          • Penyimpanan data : pengaturan bit individu sel memori untuk 0 atau 1.
          • Pengambilan data.
      • CPU (Central Processing Unit)
        • Unit pengolah pusat (CPU) : mengkoordinasikan semua operasi komputer, aritmatika, dan logika pada data.
        • Register : memori berkecepatan tinggi pada CPU.
        • Mengambil instruksi : mengambil instruksi dari memori utama.
      • Perangkat input output
        • Perangkat input : mouse, keyboard, audio, layar / monitor (touch screen), secondary storage.
        • Perangkat output : layar / monitor, printer, audio, secondary storage.
      • Jaringan Komputer
        • LAN (Jaringan Area Lokal) : menggunakan kabel.
        • File server : mengontrol akses ke secondary storage.
        • WAN (Wide Area Network) : menggunakan satelit dan microwave signals; seperti internet, juga seperti LAN tapi meliputi area yang lebih luas (contoh: kota Surabaya).
        • WWW (World Wide Web).
        • GUI (Graphical User Interface) : gambar dan menu yang ditampilkan untuk membantu user memilih perintah dan data.
        • Modem : mengubah data biner menjadi sinyal audio yang dapat dikirimkan antar komputer melalui saluran telepon.
        • Koneksi DSL (Digital Subscriber Line) : koneksi internet berkecepatan tinggi menggunakan saluran telepon dan tidak mengganggu komunikasi dua arah (saluran teleponnya sendiri).
        • Kabel akses internet : berkecepatan tinggi dua arah (tersedia pada salah satu jenis kabel televisi).
  • Perangkat lunak komputer (software)
      • Sistem Operasi
        • Operating System (OS) : mengontrol interaksi antara pengguna dan perangkat keras komputer.
        • Booting : loading data dari disk ke memori (biasanya waktu menyalakan komputer).
      • Perangkat lunak aplikasi
        • Aplikasi : software yang memiliki tugas tertentu, contoh : pengolah kata.
        • Instalasi : membuat aplikasi tersedia dengan cara menyalin dari disk ke komputer.
      • Bahasa-bahasa Komputer
        • Bahasa mesin.
        • Bahasa Assembly : berbeda antar prosesor; memiliki kode mnemonic.
        • Bahasa tingkat tinggi : menggunakan fungsi aljabar dan simbol-simbol.
        • Kompilator : penerjemah bahasa tingkat tinggi ke bahasa mesin.
        • Sumber berkas : file yang berisi bahasa tingkat tinggi, input untuk kompilator.
        • Sintaksis : tata bahasa.
        • Objek file : instruksi file bahasa mesin; output dari kompilator.
        • Linker : perangkat lunak yang menggabungkan file-file objek untuk menghasilkan program yang dapat di eksekusi.
        • Lingkungan Pengembangan Terpadu (IDE) : menggabungkan compiler, link, dll. serta alat menemukan kesalahan.
        • Eksekusi Program
          • Input : data yang discan program.
          • Output : hasil yang dikeluarkan program.

 

Metode pengembangan perangkat lunak :

  • Tentukan kebutuhan masalah.
  • Analisis masalah.
  • Desain algoritma untuk menyelesaikan masalah.
  • Implementasikan algoritma.
  • Test dan verifikasi program.
  • Me-maintain dan memperbarui program.

 

Review Materi Kuliah Semester 1 Jurusan Teknik Informatika (Part 2)

6

Posted by rarasmaya | Posted in Review Materi | Posted on 04-09-2011

Tags: , , , , , , ,

4. Sistem dan Teknologi Informasi (2 SKS)

Mata kuliah ini menekankan pada pengenalan (komponen) sistem komputer dan (komponen) sistem informasi. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada berbagai macam eBisnis yang bisa dilakukan sehubungan dengan perkembangan sistem informasi saat ini, seperti internet. Tetapi berhubung saya memang belum mulai kuliah sama sekali, maka saya tidak bisa menjelaskan mata kuliah ini lebih jauh. Saya akan mereview sedikit materi Sistem dan Teknologi Informasi saja :)

  • Pengenalan Sistem Komputer : mengetahui konsep sistem komputer, hardware, software, dan brainware.
  • Hardware (merupakan perangkat keras komputer) : cpu, disk, input (keyboard, mouse, dll.), dan output (monitor, printer, sound, dll.).
  • Software (perangkat lunak) : Operating System (Windows, Linux, Ubuntu, dll.), Software aplikasi, bahasa pemrograman.
  • Brainware (pengguna komputer) : programmer, end-user, database admin, administrator.
  • Profesi di Bidang Teknologi Informasi.
  • Komputer di Masyarakat Indonesia.
  • Pengenalan Sistem Informasi : konsep sistem informasi, komponen sistem informasi (hardware, programs, data, procedures, people), manfaat dan keunggulan sistem informasi.
  • Penerapan Sistem Informasi : CRM, ERP, SCM, SIM Akademik, SIM PSB.
  • Studi Kasus Bisnis Online : kinerja bisnis eCommerce.

(Sumber : KATALOG IF-Indonesia)

 

5. Sistem Digital (4 SKS)

Saya bingung mau menulis apa sebagai pendahuluan sebelum membahas materi mata kuliah Sistem Digital -.-“ Yang jelas, Sistem Digital ini bagi saya terasa seperti Elektronika, karena membahas bilangan biner (sistem bilangan yang dipakai dalam komputer dan hanya terdiri 2 angka saja, yaitu 0 dan 1), gerbang logika (OR, AND, NOT, NOR, NAN, dll.), flip-flop, dsb. Dari tabel dan gambar-gambarnya saja sudah terasa nuansa elektro yang terkandung di dalamnya -.-“

  • Sistem Bilangan : Penjelasan Sistem Digital dan Analog, Sistem bilangan biner (berbasis 2), octal (berbasis 8), desimal (berbasis 10 dan biasa kita pakai), heksadesimal (berbasis 16 dan menggunakan simbol 0-9, lalu A-F untuk cacahan 10-15), konversi antar sistem bilangan (materi yang ini menurut saya sangat menarik :D ), Aritmatika Biner, Pengkodean Biner (Berbobot maupun Tak Berbobot), Grey Code , dan Kode Alfa Numerik.
  • Aljabar Boole dan penyederhanaan fungsi Boolean : Gerbang logika OR, AND, NOT (Inverter), NOR (Not-OR), NAN (Not-AND), XOR (OR-eksklusif), XNOR (NOR-eksklusif), Kombinasi Gerbang Logika, Tabel kebenaran, dan Teori De Morgan.
  • Flip-flop : rangkaian logika yang dapat menghitung secara sekuen/berurutan dari nilai terkecil hingga nilai terbesar dan sebaliknya; Flip-Flop selalu mempunyai dua kondisi keluaran yang selalu dalam keadaan berlawanan Q dan komplemen Q, Flip dan Flop.
  • Register : rangkaian logika sekuensial yang berfungsi sebagai penyimpan bit/memori.

Sepertinya review materi saya yang ini masih kurang, karena kalau saya membaca KATALOG IF-Indonesia rasanya babnya banyak. Tetapi dari referensi saya yang lain (Sistem Digital A, dosen : Narendro Arifia,Skom.,MMSI) sepertinya bab tersebut tidak dibahas. Atau mungkin dibahas, tetapi nama/sebutannya lain (mungkin nggak sih??). Yang jelas, seandainya kemungkinan kedua benar, saya tidak mengetahui hal tersebut karena di KATALOG IF-Indonesia tidak disebutkan bab tersebut, contoh: Algorithmic Satate Machine (ASM) dan Asynchronous Sequential Logic (ASL), seperti apa –sehingga tidak saya bahas. Jadi saya minta maaf seandainya review mata kuliah Sistem Digital milik saya ini masih sangat kurang :)

 

6. Kalkulus 1 (3 SKS)

Dari yang saya baca, meski bisa dikatakan cuma sekilas, mata kuliah Kalkulus 1 seperti mengulang pelajaran Matematika SMA. Pelajaran matematika SMA yang bagian mana saja? Tentu tidak semuanya bukan? Berikut ini akan saya beri gambaran sedikit mengenai mata kuliah Kalkulus 1 (Sumber: Diktat Kalkulus 1 ITB – pdf).

  • Bab 1 : Sistem bilangan (mencakup himpunan bilangan, notasi interval, dan polinom), pertidaksamaan (pertidaksamaan rasional, harga mutlak, akar kuadrat), dan Sistem Koordinat Cartesius (garis lurus, lingkaran, elips, hiperbola).
  • Bab 2 : Fungsi (termasuk juga fungsi trigonometri) dan Limit.
  • Bab 3 : Turunan (termasuk juga diferensial tingkat tinggi – diturunkan sampai beberapa kali).
  • Bab 4 : Penggunaan Turunan (termasuk juga maksimum dan minimum nilai fungsi dan kemonotonan grafik fungsi).
  • Bab 5 : Integral (Integral tak Tentu, Notasi Sigma, Luas daerah, Integral Tentu).
  • Bab 6 : Penggunaan Integral (Metode Numerik, Luas dan Volume Daerah, Volume benda putar, Momen & Titik Berat).
  • Bab 7 : Fungsi-fungsi Transeden (adalah fungsi real yang bukan merupakan fungsi aljabar; mencakup Fungsi Logaritma, Fungsi Invers dan Turunannya, Fungsi Exponen, Fungsi Trigonometri Invers, serta Fungsi Hiperbol dan Inversnya).

Meski seperti mengulang mata pelajaran Matematika SMA, tentu bobot yang terkandung tidak sama. Beberapa bahasan yang tidak dipelajari saat SMA termuat di Kalkulus 1. Contohnya, apakah kita mempelajari Sistem Koordinat Cartesius dari Elips saat SMA? Mungkin memang ada SMA yang mengajarkan hal tersebut, tetapi sayangnya saya tidak pernah belajar hal tersebut ketika SMA meski pernah “melihat” soal mengenai elips.

Dan yang paling terasa “berbeda” adalah, meskipun sebenarnya inti dari hal yang diajarkan sama, Kalkulus 1 ini lebih dalam pembahasannya daripada Matematika SMA. Pada Kalkulus 1, kita menggunakan teorema a untuk membuktikan mengapa bisa terjadi rumus b; sementara di SMA kita tinggal menerima rumus b tersebut. Selain itu, bila di SMA kita hanya diberitahu – mungkin juga dipelajari sekilas – bahwa ada metode selain metode a untuk menyelesaikan soal x, maka pada Kalkulus 1 kita dituntut untuk bisa menyelesaikan soal x menggunakan berbagai macam metode tersebut.

Yang jelas, bila kita hanya membaca sekilas saja, kesan yang didapat adalah mata kuliah Kalkulus 1 ini sulit dan “kok aku nggak diajari ya waktu SMA?”. Tetapi bila kita benar-benar membacanya, biasanya kita akan langsung bilang, “Oh yang ini..”. Meskipun, sekali lagi saya tegaskan, bobot materi antara Kalkulus 1 dengan Matematika SMA tentu saja lebih berat Kalkulus 1. Jadi jangan meremehkan mata kuliah yang satu ini, karena akan digunakan terus di semester-semester berikutnya. Apalagi jurusan Teknik Informatika – menurut Bapak Kajur – merupakan gabungan antara Matematika dan Elektro :)

 

Review Materi Kuliah Semester 1 Jurusan Teknik Informatika (Part 1)

3

Posted by rarasmaya | Posted in Review Materi | Posted on 04-09-2011

Tags: , , , , , , ,

Sebagai pengantar, review ini benar-benar cuma sekilas lho… Jadi mohon maaf kalo ada yang salah atau kurang lengkap. Saya sudah berencana membuat review yang jauh lengkap. Tunggu tanggal mainnya yaa.. :D

Mata kuliah saya semester 1 sebanyak 6 mata kuliah dan terdiri dari 18 sks: Bahasa Inggris, Aljabar Linear, Pemrograman Terstruktur, Sistem dan Teknologi Informasi, Sistem Digital, serta Kalkulus 1. Berikut ini akan saya bahas satu per satu..

 

1. Bahasa Inggris (2 SKS)

Bahasa Inggris… Semua sudah tahu bukan, pelajaran bahasa Inggris seperti apa? Jadi saya rasa tidak perlu saya bahas panjang lebar. Materi mata kuliah Bahasa Inggris semester 1 adalah :

  • Scanning : scanning tabel, scanning artikel/jurnal, maupun scanning ensiklopedi.
  • Previewing and Predicting : melakukan preview dan memprediksi sampul buku untuk mengetahui garis besar isinya, mendengarkan kalimat lalu memprediksi gambar yang sesuai (jadi inget waktu UNAS -_-“), mengucapkan keras-keras prediksi yang kita ambil sekaligus alasan mengapa memprediksi demikian.
  • Vocabulary Knowledge for Effective Reading and Listening : memperkirakan arti dari suatu konteks kalimat, menggunakan grammar untuk memperkirakan arti dari suatu kata, mengetahui ide pokok yang menghubungkan kata-kata.
  • Topics : mengetahui topik suatu paragraf baik dalam bentuk bacaan maupun percakapan, membuat topik, menemukan dan menulis topik suatu kalimat.
  • Main Ideas : menentukan ide pokok suatu kalimat maupun paragraf, mengembangkan topik menjadi gagasan utama, mengembangkan gagasan maupun kalimat penjelas, membuat bagan/skema.
  • Patterns of Organization : mengetahui kata-kata yang merupakan tanda untuk mengidentifikasi suatu pola/struktur bacaan, mengetahui struktur dari beberapa jenis teks, menulis esai menggunakan salah satu jenis teks (contoh: naratif, deskriptif, recount, report, dsb).
  • Skimming : skimming review buku, jurnal, maupun artikel.
  • Making Inference : menyimpulkan suatu informasi yang terputus, membuat kesimpulan dari suatu percakapan.
  • Summarizing and Analysis : membuat ringkasan suatu paragraf, menganalisis suatu teks atau artikel.

(Sumber : KATALOG IF-Indonesia).

 

2. Aljabar Linear (3 SKS)

Dasar untuk menguasai mata kuliah aljabar linear ini (saya rasa) adalah sistem persamaan linier, matriks, vektor, dan transformasi. Pada mata kuliah Aljabar Linear ini kita juga akan melakukan praktek menggunakan Matlab. Materinya kurang lebih adalah :

  • Sistem persamaan linear (merupakan himpunan berhingga dari persamaan linier; mencakup operasi baris elementer (mengubah sistem persamaan linear yang ada ke bentuk matriks lalu matriks eselon) serta sistem persamaan linear homogen) dan matriks (mencakup jenis dan operasi matriks serta matriks invers).
  • Determinan Matriks (mencakup metode-metode perhitungan determinan; menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linier menggunakan metode Crammer; serta hubungan determinan, invers matriks, dan penyelesaian untuk sistem persamaan linear).
  • Vektor (definisi: besaran yang memiliki arah; mencakup operasi pada vektor, proyeksi orthogonal, perkalian silang vektor, ruang vektor, ruang vektor Euclidean, basis dan dimensi, ruang hasil kali dalam, garis dan bidang pada ruang 3, serta nilai Eigen suatu matrik).
  • Transformasi tingkat lanjut (mencakup Kernel / inti dan jangkauan, matriks transformasi, matriks baku / standar, invers transformasi linear, dan similarity).
  • Aplikasi aljabar linier (program linear geometric, interpolasi kubik spline, Markov chains, teori graf, grafika computer, kriptografi, dan genetik).

(Sumber : KATALOG IF-Indonesia; Buku Aljabar Linear Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Bandung).

 

3. Pemrograman Terstruktur (4 SKS)

Kata bapak-dosen-wali-saya kami menggunakan bahasa pemrograman C (aduh.. bisanya Pascal doank -.-“). Tapi alhamdulillah sudah ngerti dikit-dikit lah mengenai mata kuliah ini. Sisa dari SMA dulu hehe.. Meskipun sekarang sebenarnya udah lupa, tapi dengan membuat review ini saya bisa menngingat ulang materi pemrograman terstruktur.. Terima kasih buat kakak kelas yang memberi tugas membuat review ini karena sangat bermanfaat :)
Oke, back to topic. Pemrograman adalah proses menulis, menguji, dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah progran komputer. Tujuan memprogram komputer sesendiri adalah untuk memasukkan/menyusun sejumlah instruksi dan data ke memory, yang selanjutnya akan diambil satu persatu oleh CPU/Processor untuk dilaksanakan. Dalam mata kuliah Pemrograman Terstruktur ini kita akan dikenalkan pada Flow Chart, dan kita juga akan banyak menggunakan logika dalam memecahkan persoalan, bukan sekedar hafalan :) Berikut ini gambaran sekilas mengenai mata kuliah Pemrograman Terstruktur di jurusan Teknik Informatika ITS.

  • Gambaran umum mengenai pemrograman (pengertian pemrograman beserta tujuannya, macam bahasa pemrograman, dsb.).
  • Gambaran umum mengenai C (mengenai struktur program bahasa C; variable , statement (pernyataan yang menyebabkan suatu tindakan dilakukan oleh komputer), dan preprocessor; tipe data bahasa C; operator bahasa C; fungsi input dan output; dsb.).
  • Pemrograman terstruktur/Modular
  • Pemrosesan File
  • Program berukuran besar
  • Struktur data dinamik
  • C++ (merupakan pengembangan dari bahasa C)

Sejujurnya, saya agak bingung dengan pembagian bab-babnya (yang saya ambil dari KATALOG IF-Indonesia). “Materi ini seharusnya masuk bab yang mana?” Yang jelas, pada mata kuliah Pemrograman Terstruktur ini yang wajib dikuasai adalah logika pemrogramannya. Tak masalah apa bahasa pemrograman yang digunakan, asal kita sudah menguasai logikanya maka kita tinggal mempelajari syntax-nya (dalam bahasa yang lebih mudah: struktur bahasa :D ). Yang repot adalah apabila kita tidak bisa logika pemrogramannya.. Programnya mungkin bisa berjalan tapi pasti tidak sesuai dengan keinginan kita. Kalo syntax-nya yang salah kan ntar keliatan errornya di mana waktu dicompile / didebug :)
Bahasa C untuk pengambilan keputusannya menggunakan statement if, if else, dan switch case. Dan untuk perulangan menggunakan statement for, while, dan do while. Yeyy! Sama kayak Pascal!! :D
C++ diciptakan untuk mendukung pemrograman berorientasi pada objek (Object Oriented Pragramming/OOP) yang tidak dimiliki C. Struktur bahasa program C maupun C++ selalu tersusun dari 4 bagian utama, yaitu:

  1. Bagian komentar yang ditandai dengan symbol // dan pasangan /* … */ (program yang baik pada umumnya diberi komentar yang akan membantu orang lain maupun pembuat program itu untuk memahami program yang dibuat).
  2. Bagian pengarah compiler yang ditandai dengan symbol # (merupakan statement preprocessor, disebut juga pengarah compiler karena berfungsi mengatur proses kompilasi).
  3. Bagian deklarasi.
  4. Bagian definisi.

Wah kayaknya panjang banget deh kalo bahas materi ini… Keliatannya lebih enak kalo dijadikan satu postingan tersendiri. Ditunggu yaa.. :)

(Sumber : KATALOG IF-Indonesia; Bahan Kuliah Teori Pemrograman Terstruktur: Herianto; Bahasa C Universitas Gunadarma; Pengenalan C++).

Jadwal Kuliah Semester 1 yang Bikin Galau

0

Posted by rarasmaya | Posted in Tentang Kuliah | Posted on 03-09-2011

Tags: , , , , ,

Mata Kuliah Semester 1

No.
Kode
Mata Kuliah
Jumlah SKS
1.
IG091308
Bahasa Inggris
2
2.
KI091301
Aljabar Linier
3
3.
KI091302
Pemrograman Terstruktur
4
4.
KI091303
Sistem dan Teknologi Informasi
2
5.
KI091304
Sistem Digital
4
6.
SM091201
Kalkulus 1
3

 

Jadwal Kuliah Semester 1

Hari Pukul Mata Kuliah Ruang Kelas
Senin 07.00 – 10.50 Pemrograman Terstruktur TIF 104 B
11.00 – 14.50 Sistem Digital TIF 106 B
15.00 – 16.50 Sistem dan Teknologi Informasi TIF 106 B
Selasa 11.00 – 12.40 Kalkulus 1 UPMB – 102 Kal – 29
Rabu 07.00 – 08.40 Bahasa Inggris LabSa-B1 UPMS Big – 32
Kamis 11.00 – 12.40 Kalkulus 1 UPMB – 102 Kal – 29
Jum’at 09.00 – 09.50 Aljabar Linear TIF 106 B

 

Setelah melihat jadwal kuliah semester 1 saya di atas, apakah anda mengerti apa yang membuat galau? Ya, selama 6 bulan kuliah (yang penuh siksaan (?))saya akan kuliah dari PUKUL 07.00-16.50 SETIAP HARI SENIN. Dengan kata lain 10 JAM NON-STOP…. Galau sekali, bukan? hahaha.. (tertawa miris)

Tapi kalau dipikir-pikir sebenarnya jadwalnya irasional.. Masa gak ada istirahat sih? Buat makan siang? Sholat?? Uh, makin galau -.-

Ya semoga ntar jadwalnya direvisi deh (amiin!) dan kemungkinan iya.. Soalnya jadwalnya masih ganti-ganti sih.. Ini aja jadwal yang ketiga, sudah mengalami 2 kali revisi…

Pokoknya semangat..! Hamazah!! (ada yang tau artinya? :D )

Bolang Mendadak -.-”

2

Posted by rarasmaya | Posted in Kisah, Cerita, dan Pengalaman :) | Posted on 03-09-2011

Tags: , , , , , , , , , , ,

Senin, 15 Agustus 2011

Hari  ini di kampus ada acara pengesahan mahasiswa baru. Tepatnya di Graha ITS jam 07.00. Saya sudah datang sejak jam setengah tujuh –” lalu bingung nyariin teman sejurusan. Untung segera ketemu. Lalu kami dibawa ke belakang graha dan berbaris sesuai jurusan. Tak lama kami memasuki graha dan acara peresmian pun dimulai.

Acara peresmiannya dilewati saja yaa… Pokoknya gitu deh. Selesai sekitar jam 11.00. Setelah itu para mahasiswa baru dipersilahkan menuju ke jurusan masing-masing untuk melakukan proses perwalian. Nah, di sinilah permasalahan dimulai.

Saya, Fitri, Riris, Septi, dan Arum berjalan kaki dari graha ke jurusan. Berhubung FTIF letaknya jauuuh sekali dari Graha, kami berusaha mencari jalan pintas. Oke, pertama kami mengikuti anak-anak PENS… Tapi ternyata mereka tidak menuju ke PENS melainkan menemui kakak-kakak jurusan mereka =.= Kami langsung panik. Jangan-jangan seharusnya kami juga disuruh kumpul dulu, baru bareng-bareng pergi ke jurusan -.-” Saya langsung meng-sms teman-teman yang lain. Dan ternyata dugaan kami salah (alhamdulillah). Perjalanan berlanjut…

Berhubung rasanya males banget kalau jalan kaki di trotoar jalan raya Surabaya yang panas, penuh debu, dan polusi, kami memilih melewati PENS ITS yang jalannya lebih sejuk dan rindang. Selama perjalanan, Riris mengeluh kakinya sakit karena sepatunya kekecilan (maklum sepatu pinjaman –”) dan ternyata kakinya memang memerah.

Sesampai di ujung PENS, tepatnya di depan gedung yang katanya dibangun oleh Jepang, kami harus keluar lagi ke jalan raya untuk melanjutkan perjalanan. SAYANGNYA, Riris – yang malas jalan jauh karena kakinya sakit – melihat sebuah jalan di samping gedung tersebut yang tampaknya menjanjikan sebuah lintasan yang lebih cepat karena di kejauhan sana jalan itu membelok ke arah yang kami tuju. Kami pun mengikuti jalan tersebut.

Setelah berjalan beberapa lama, kami berbelok… Dan terkejut. Di ujung yang lain jalan itu berbelok kembali ke arah kami semula. Aaaargh! Ternyata jalan itu memutari gedung.. Kalo gitu ngapain dibuat -__-” Kasihan banget deh Riris… Tapi dia juga sih yang bikin nyasar.. hahaha (tertawa kejam).

Berhubung kami males balik lagi dan berhubung PPNS ada di sebelah kami, hanya dibatasi pagar tanaman yang cukup tebal, kami – dipelopori oleh Fitri – pun menorobos pagar tanaman… Hahaha ngerusak –” Tapi kami akhirnya selamat sampai PPNS meskipun perjalanan belum berakhir…

Keluar dari PPNS, kami kebingungan mencari jalan menuju FTIF. Untunglah (atau mungkin juga tidak) ada serombongan perempuan dari jurusan Metalurgi yang juga sedang mencari jalan. Kami pun bersama-sama menerobos masuk ke Dispro.

Di Dispro, (lagi-lagi) kami kebingungan mencari jalan keluar. Tapi gedung FTIF udah keliatan deket banget tuuh.. Persis di belakang Dispro. Dan… ada jalan menuju ke sana. Kami memasuki jalan itu dan, nyasar lagi –” Ternyata itu jalan ke tempat parkir. Dan memang, FTIF persis di sebelah tempat parkir itu. Tetapi, sayangnya, antara FTIF dan tempat parkir dibatasi oleh semak-semak lebat dan SUNGAI! Aduh males banget deh kalo balik lagi… Udah panas, capek, puasa pula! Apa coba yang kurang? =.=

Didorong oleh kemalasan kami, sekaligus termotivasi oleh seorang bapak yang sedang memancing di sungai, kami nekat memasuki “hutan” di sebelah tempat parkir untuk menerobos ke jalan raya, alih-alih balik lagi ke arah semula. Bapak yang sedang memancing menunjukkan bahwa “hutan” tersebut bisa dilewati. Dan memang, ada jalan setapak yang kecil banget di dekat sungai yang melalui “hutan” dan menuju ke jalan raya. Kami pun melalui jalan tersebut dan menerobos “hutan”. Berasa kayak bolang (bocah petualang) beneran deh… Soalnya yang awal-awal tadi masih jadi “bocah ilang” hahaha…

Di tepi jalan raya, kami lagi-lagi merasa tertipu. Untuk menuju jalan raya, kami masih harus menyeberangi sungai yang meskipun terlihat sudah kering (maklum sedang musim kemarau), tampaknya tidak menjanjikan. Saya menoleh ke belakang. Aduh, sudah sebegini jauh menerobos “hutan” masa harus kembali lagi? Tiba-tiba seorang mahasiswi baru dari Jurusan Metalurgi – entah siapa – yang begitu pemberani (saya salut beneran) mencoba berlari cepat menyeberangi sungai. Dan begitu tiba di seberang dia langsung jatuh terduduk. Mulai dari sepatu, rok, sampai baju juga (padahal waktu itu kami mahasiswa baru memakai pakaian putih hitam –”) kotor terkena lumpur. Aduh kasihan banget… Dan nasib sialku yang sebenarnya akan segera dimulai.

Di dasar sungai yang tampaknya sudah kering (padahal enggak –”) itu ada tumpukan lumpur yang beneran udah kering. Ada seorang maba Metalurgi yang mencoba menyeberang lewat situ, dan ternyata berhasil. Penyeberangan dimulai. Dan ini anehnya. Entah aku kena apa, pokoknya waktu aku berdiri di tepi sungai dan mengamati dasarnya yang tampaknya sudah kering, aku berkata, “Bukannya ini sudah kering ya?”. Lalu ada anak yang menyahut, “Enggak tahu”. Tapi telat deh. Aku sudah turun ke sungai itu dan mulai menyeberanginya dengan berjalan cepat, alih-alih melalui sebuah jalur yang sudah terbukti kualitasnya.

Pertama menginjakkan kaki, biasa saja. “Oke, sudah kering,” begitu pikirku. Lalu langkah kedua, ketiga… Aku sudah sudah gak sempat mikir lagi. Satu sepatuku terbenam dalam ke lumpur dan yang satunya terancam gitu juga. Aku hampir lari saat menyeberangi sungai itu dengan sepatu tinggal sebelah (aku pasti udah lari kalo bisa; masalahnya yang kuinjak lumpur yang lembek, bukan tanah yang keras, jadi gak bisa lari). Sampai di seberang aku mencari sepatuku yang hilang. Nggak kelihatan! Mati… –” Tapi sambil ketawa Fitri bilang, “Lho sepatumu ketinggalah satu, Ras!”. Dengan wajah memelas aku minta tolong ke Fitri buat ngambilin sepatuku dan nglemparin sepatu itu ke arahku. Lalu dengan hati-hati dia turun (untung lumpur yang dia injak udah kering), mengambil sepatuku, dan melemparnya ke arahku. Uuuu… Fitri penyelamat deh.. hahaha…

Setelah itu aku nyadar kalo sepatu, kaos kaki, dan rokku bagian bawah pada kena lumpur. Mati –” Padahal nanti aku harus menemui dosen wali… Gimana ini??? Sementara itu, maba Metalurgi yang keadannya jauh lebih parah daripada aku, sudah nelpon temannya buat jemput dia sekaligus minta ijin buat nggak ikut perwalian. Akhirnya aku berusaha semampunya membersihkan lumpur dari sepatuku menggunakan tisu yang diberi oleh seorang maba Metalurgi yang lain (habis itu tisunya aku buang sembarangan hehehe.. Panik sih –”).

Dan dengan keadaan saya yang demikian, kami berlima melanjutkan perjalanan menuju FTIF yang tinggal beberapa langkah (para maba Metalurgi masih tinggal di tepi sungai-yang-amat-sangat-menyebalkan-sekali menunngu teman mereka yang malang). Sepanjang jalan saya meminta teman-teman untuk mengantar saya ke kamar mandi sebelum menemui dosen wali.

Setiba di FTIF, karena suatu alasan yang malas saya jelaskan, hanya Fitri yang mengantar saya ke kamar mandi untuk membersihkan sepatu (makasih banyak Fitri! ^_^). Berbekal sebungkus tisu-penyelamat-hidup dari Arum, saya menuju ke kamar mandi. Hasil pembersihan sepatu : tidak begitu bersih, sepatu basah kuyup sebelah. Lalu saya dan Fitri menuju ke lantai 2 untuk menemui dosen wali. Di sini kami berpisah.

Karena dosen wali kami sama, saya bertemu lagi dengan Riris. Tetapi tidak bertemu dengan Arum (aduh gimana ini tisunya??). Akhirnya selama hampir 2 jam saya, Riris, dan 17 maba yang lain duduk di depan pintu ruangan dosen wali kami yang sedang pergi menguji. Baru sekitar jam 2 siang dosen wali kami tiba (akhirnya!).

Ketika hendak pulang, tiba-tiba saya dan Riris bertemu dengan Arum dan Septi. Hahaha… akhirnya tisu milik Arum kembali kepada pemiliknya. Setiba di rumah saya langsung mencuci rok, kaos kaki, dan sepatu saya yang kotor kena lumpur. Saat ini bulan puasa. Tetapi entah kenapa seharian ini saya tidak merasa lelah sama sekali padahal udah jalan (baca: kesasar) jauh banget dan mengalami cobaan batin yang cukup berat hahaha… Kalau saya ingat-ingat pengalaman itu lagi sekarang, rasanya saya ingin ketawa ngakak deh… Tapi yang jelas, setiap cobaan pasti ada hikmahnya :) Mau tahu apa hikmahnya bagi saya? Ada deh, mau tahu aja… (peace :D ). Dan yang jelas saya dapat pengalaman baru : Jangan coba-coba melewati jalan yang nggak jelas di ITS (peringatan: banyak rawa dan daerah yang masih liar!). Kalau kesasar, jangan malas buat balik lagi ke arah semula. Ntar masalahnya tambah ribet.. –”

Btw, ini tulisanku yang pertama lhoo… Sebenarnya sih cuma pengin coba-coba nulis,, tapi kok jadinya malah panjang banget -______-”

Yang terpenting, makasih udah baca :)

*Setelah dipikir-pikir, sepertinya dibutuhkan peta ITS untuk memahami tulisan ini -_-” Ada yang juga merasa begitu?*